Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di DPRD Karawang, Desak Pemerintah Tanggapi Tuntutan Serius

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang pada Jumat (21/3/2025). Aksi ini diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa yang menuntut perhatian serius dari pemerintah terkait kebijakan-kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

Koordinator aksi, Ahmad Dhanil Khalid, dalam orasinya menyampaikan tiga tuntutan utama yang harus segera diperhatikan oleh pemerintah. Pertama, mereka meminta agar aparat penegak hukum menghentikan tindakan represif terhadap massa aksi yang kerap terjadi saat unjuk rasa. “Kami menuntut agar aparat tidak bertindak represif terhadap kami, yang hanya menyuarakan aspirasi rakyat,” ujar Ahmad.

Tuntutan kedua, mahasiswa menginginkan pencabutan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dinilai tidak melibatkan partisipasi publik dalam proses pembahasannya. Mereka juga mengingatkan bahwa undang-undang tersebut berpotensi mengembalikan TNI untuk menduduki jabatan-jabatan sipil, yang dianggap sebagai langkah mundur menuju era Orde Baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Undang-Undang TNI ini berpotensi membawa kita kembali ke masa lalu, di mana TNI mendominasi jabatan sipil, yang tentu saja akan merugikan masyarakat dan demokrasi,” tegas Ahmad.

Tuntutan ketiga, para mahasiswa menekankan pentingnya pemberantasan korupsi dan nepotisme di Indonesia. Mereka meminta agar pemberantasan praktek-praktek tersebut menjadi prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan supremasi hukum di negara ini. “Kami tidak akan tinggal diam jika pemerintah tidak serius dalam memberantas korupsi dan nepotisme yang merugikan rakyat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kritik Pedas GMPI: Mr. KiM Sebut Langkah Asep Juhri Tak Etis, Pinta Penertiban Baliho Calon Bupati Petahana Penuh Kepentingan Politis

Dalam wawancara, Ahmad menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk luapan amarah mereka terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat. “Kami ingin aspirasi kami didengar dan ditindaklanjuti dengan serius. Jika tidak, kami akan melanjutkan aksi dengan eskalasi yang lebih besar,” ujar Ahmad dengan tegas.

Selain peserta dari Universitas Buana Perjuangan (UBP), aksi ini juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), Universitas Horizon, Budi Pertiwi, Usindo, serta beberapa organisasi kemahasiswaan lainnya.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung damai, meski sempat terjadi kericuhan kecil akibat terjadinya kerusakan pada dua pagar Gedung DPRD yang diduga sengaja dirusak oleh sebagian peserta aksi. Polisi telah melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi untuk menghindari tindakan anarkis lebih lanjut.

Tuntutan mahasiswa ini mencerminkan keresahan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang dirasa semakin menjauh dari kepentingan rakyat, dan mereka berharap agar suara mereka didengar oleh pihak-pihak berwenang.

(Ripai)

Berita Terkait

SETAHUN BERLALU, MASALAH DI SAMPALAN KEMBALI MENCuat: Septic Tank di Bahu Jalan Jadi Sorotan Proyek Pelebaran
JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
Berita ini 32 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru