Ulang Tahun Ke-15 Sekolah IT Mentari Ilmu di Karawang

- Penulis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 05:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sekolah IT Mentari Ilmu di Karawang terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dari awalnya berdiri di kawasan Guro, kini sekolah ini telah membuka cabang di wilayah Perumahan Karaba Indah, menanggapi tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan IT.

Pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024, Sekolah Mentari Ilmu merayakan ulang tahun ke-15 dengan tema “Tumbuh Bersama Mendidik Anak Bangsa”. Acara ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Mercure dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati H. Aep Syaepuloh, Kepala Dinas Pendidikan Cecep Mulyawan, serta perwakilan dari Kemenag H. Sopyan.

Sekolah ini telah mencetak banyak lulusan yang sukses di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa alumni bahkan melanjutkan studi di luar negeri, menegaskan kualitas pendidikan yang diberikan oleh Sekolah Mentari Ilmu. Selain di Indonesia, sekolah ini juga memiliki cabang di Mesir dan Jepang.

Kabid Humas Sekolah IT Mentari Ilmu, Asep Suhendar
Kabid Humas Sekolah IT Mentari Ilmu, Asep Suhendar

Kabid Humas Sekolah IT Mentari Ilmu, Asep Suhendar, dalam wawancara dengan media mengungkapkan bahwa sekolah ini memiliki sekitar 1500 siswa. Sekolah ini juga menjalin kerjasama dengan Al-Azhar, memungkinkan para lulusannya untuk melanjutkan pendidikan di sana.

Antara tahun 2017 hingga 2020, beberapa siswa telah melanjutkan studi di Jepang, menambah daftar prestasi sekolah. Asep Suhendar juga menjelaskan bahwa Sekolah Mentari Ilmu telah bergabung dengan JSIT, mengadopsi kurikulum pemerintah yang dipadukan dengan kurikulum Islam. Hal ini membuat sekolah mewajibkan penggunaan bahasa Arab di lingkungan sekolah, menggantikan bahasa lokal.

Di akhir wawancara, Asep Suhendar berharap agar Sekolah IT Mentari Ilmu dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya sebagai solusi pendidikan, tetapi juga sebagai teladan kebaikan dunia dan akhirat. (Andi Ayu)

Berita Terkait

Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Kadisdikbud Karawang Angkat Bicara
Lomba Keagamaan Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 2 Lemahabang, Bibit Potensial Mulai Disaring
PSYNERGY Competition 2026 Digelar Perdana, Fakultas Psikologi UBP Karawang Perkuat Jejaring Mahasiswa Tingkat Nasional
Jam Kerja, Pegawai Disdikbud Terlihat Gunakan Sandal, Disiplin Aparatur Dipertanyakan
Dari Perjuangan Menuju Wisuda, Mulyana Hanafi, S.E. Siap Melangkah dan Berkarya
LARANG JUAL BELI LKS, DISDIKBUD KARAWANG DINILAI BELUM JAWAB SOAL PENGAWASAN DAN SANKSI
Disdikbud Karawang Terbitkan Surat Edaran, Sekolah Negeri Dilarang Jual LKS, Buku, dan Seragam
Era Baru Pelayanan Pendidikan di Karawang, Disdikbud Resmikan Ruang Layanan Terpadu
Berita ini 22 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru