Empat Prajurit TNI Diamankan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah saat Konferensi pers

Keterangan Poto: Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah saat Konferensi pers

Jakarta, Lintaskarawang.com – Sebanyak empat prajurit TNI diamankan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, mengungkapkan bahwa keempat prajurit tersebut telah diserahkan oleh Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis TNI kepada Puspom TNI pada Rabu (18/03/26) pagi.

“Keempat prajurit ini belum ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Yusri dalam konferensi pers di Markas Besar TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, keempat personel tersebut merupakan anggota Detasemen Markas BAIS TNI dengan inisial NDP berpangkat Kapten, SL berpangkat Lettu, BHW berpangkat Lettu, serta ES berpangkat Serda.

Baca Juga:  Video Viral Tuduh Satpol PP Karawang Lakukan Penahanan dan Penyiksaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya

TNI menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, memastikan pihaknya akan mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum prajurit dalam kasus tersebut.

“Kita akan profesional dan akan kita lakukan secara transparan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI,” kata Aulia di Balai Media TNI.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.***

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru