Vihara Buddha Guna Karawang dan FKUB Karawang Bagikan 1.000 Takjil, Wujud Harmoni Lintas Agama

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang , Lintaskarawang.com – Dalam semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, pada hari Sabtu (28/2/2026) Vihara Buddha Guna Karawang bersama FKUB Karawang menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 1.000 paket takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

‎Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di depan gerbang Bio Kwan Tee Koen Karawang. Sejak sore hari, para pengurus dan relawan telah bersiap menyambut masyarakat yang melintas untuk membagikan takjil sebagai hidangan pembuka berbuka puasa.

‎‎Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Vihara Buddha Guna Karawang beserta jajaran pengurus, Ketua WBI Ranting VBG Karawang beserta anggota, Ketua PMV Buddha Guna beserta jajaran, serta Ketua FKUB Karawang beserta pengurus. Hadir pula perwakilan tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Konghucu yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan lintas agama tersebut.

‎Dalam suasana penuh kehangatan, para tokoh agama dan pengurus organisasi bersama-sama membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Karawang.

‎Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga bentuk komitmen bersama untuk terus menjaga keharmonisan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman.

‎‎Masyarakat yang menerima takjil menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa syukur. Banyak pengendara yang melintas mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai contoh nyata toleransi dan kepedulian sosial.

‎‎Melalui kegiatan ini, Vihara Buddha Guna Karawang dan FKUB Karawang berharap nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dapat terus terjaga, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam membangun kehidupan yang rukun dan damai.

‎

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru