Tanggul Kalimalang Jebol, Bupati Karawang Instruksikan Penanganan Cepat

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Irigasi Tarum Barat atau Kalimalang di Desa Margakarya, Kecamatan Telukjambe Barat, Jumat (16/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan pengikisan akses jalan serta banjir yang merendam permukiman warga.

Bupati Aep mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 09.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas PUPR, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sosial, serta Perum Jasa Tirta (PJT) II untuk segera melakukan mitigasi dan penanganan darurat di lapangan.

“Saya mendapatkan laporan pagi tadi terkait jebolnya tanggul irigasi Kalimalang yang menyebabkan banjir dan merusak akses jalan. Saya langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan,” ujar Aep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat sejak pagi hari. Usai koordinasi tersebut, Bupati Aep langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi tanggul jebol dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada Pak Gubernur, PJT II, BBWS Citarum, serta seluruh pihak terkait yang sigap dan cepat tanggap dalam situasi darurat ini,” ucapnya.

Dari hasil pantauan di lapangan, satu dusun terdampak genangan banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 70 sentimeter. Air meluap ke permukiman warga akibat tanggul yang tidak mampu menahan debit aliran, sehingga sejumlah rumah terdampak cukup parah.

Baca Juga:  DPRD Karawang Tegaskan Perang Terhadap Banjir Sukamakmur Dorong Solusi Permanen

Menyikapi kejadian tersebut, Bupati Aep mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur pengendali air yang dinilai sudah berusia tua. Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm serius bagi sistem tanggul dan irigasi di Kabupaten Karawang.

“Ini harus menjadi evaluasi bersama. Tanggul-tanggul ini rata-rata sudah lama, maka kekuatannya harus dicek. Jangan sampai kita hanya bergerak setelah kejadian jebol dan masyarakat dirugikan,” tegasnya.

Bupati Aep menilai, banyaknya tanggul lama yang belum diperkuat secara berkala menjadi faktor risiko besar, terutama saat curah hujan meningkat. Tanpa audit teknis dan peremajaan infrastruktur, potensi kejadian serupa dikhawatirkan akan terus berulang.

Ia juga meminta BBWS Citarum tidak hanya fokus pada perbaikan titik yang jebol, tetapi menyusun pemetaan dan skala prioritas seluruh titik rawan di sepanjang jaringan irigasi dan sungai di Kabupaten Karawang.

“Kami di Pemkab Karawang siap berkolaborasi. Namun penanganan teknis berada di BBWS. Saya minta perbaikannya dipercepat agar warga tidak terus dihantui kekhawatiran setiap hujan turun,” tambahnya.

Hingga Jumat sore, BPBD Karawang bersama TNI dan Polri masih bersiaga di lokasi kejadian. Penanganan darurat terus dilakukan dengan memperkuat titik tanggul yang jebol serta memantau debit air untuk mengantisipasi banjir susulan di wilayah Telukjambe Barat.

(Ripai)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:51

Rohmat Sagita Dapat Nomor Urut 3 dalam Pilkades Mulyajaya, Pendukung Beri Kawalan

Berita Terbaru