Dewan Jabar Gelar Layanan Publik Terpadu Bernuansa Budaya di Karawang, Ratusan Warga Terlayani

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Hj Sri Rahayu Agustina, SH anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat menyapa warganya

Keterangan Poto: Hj Sri Rahayu Agustina, SH anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat menyapa warganya

Karawang, Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Sri Rahayu Agustina, SH menggelar kegiatan layanan publik terpadu yang dibalut nuansa budaya untuk menyapa warga Karang Anom, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (06/12/25).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapang Jalan Masutakarya RT 07 RW 012 ini menghadirkan beragam pelayanan penting, mulai dari administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KIA, KK, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, cek kesehatan gratis, tebus sayur murah, bazar UMKM, perpanjangan SIM, hingga layanan pajak kendaraan bermotor (Samsat).

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan senam bersama emak-emak milenial, kemudian dilanjutkan dengan pelayanan publik yang diiringi hiburan musik dan pertunjukan seni. Sepanjang kegiatan, lokasi dipadati ratusan warga yang memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kelurahan Karawang Kulon, N. Fitria Yuniawati, Am.Keb., mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut pelayanan administrasi kependudukan menjadi layanan yang paling diminati warga.

“Pelayanan terpadu seperti ini sangat bagus karena membantu masyarakat dengan sistem jemput bola. Warga jadi lebih dekat dan mudah mengurus kebutuhannya,” ujarnya.

Sri Rahayu menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Dewan Menyapa” agar wakil rakyat lebih dekat dengan masyarakat. Selain layanan publik, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya lokal seperti pencak silat, kesenian Karawang, dan hiburan calung.

Baca Juga:  Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa

“Penggabungan budaya dalam layanan publik ini bertujuan agar warga merasa lebih nyaman dan dekat dengan lembaga pemerintahan, sekaligus melestarikan warisan budaya daerah,” kata Sri Rahayu.

Menurutnya, layanan publik tidak hanya soal prosedur, tetapi juga harus menghadirkan kehangatan dan identitas budaya. “Dengan begini, warga tidak hanya mendapatkan kemudahan, tetapi juga merasakan kebanggaan terhadap warisan Jawa Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Karawang, Elfan Yanuar, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah daerah.

“Kegiatan layanan adminduk di acara Dewan Menyapa Warga ini sangat bermanfaat agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus jauh-jauh ke kantor Disdukcapil,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini layanan adminduk juga tersedia di beberapa titik lain seperti kantor kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Techno Mart, serta MPP Cikampek. Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara rutin.

Berdasarkan data pelayanan selama kegiatan berlangsung, tercatat:

Perpanjangan STNK: 13 orang

Layanan kesehatan: 250 orang

Administrasi kependudukan:

KK: 109 orang

KTP: 200 orang

KIA: 75 orang

Akta Kelahiran: 10 orang

Akta Kematian: 15 orang

Perpanjangan SIM: 60 orang

Ratusan warga mengaku terbantu karena dapat menyelesaikan berbagai urusan administratif, kesehatan, hingga kendaraan dalam satu lokasi tanpa harus bolak-balik ke banyak kantor. (Fit/Kar)

Berita Terkait

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab
Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal
BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru