Bupati Karawang Hadiri Rakor Bersama Mensos dan Gubernur Jabar Bahas Sekolah Rakyat

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Lintaskarawang.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Barat menghadiri rapat koordinasi (rakor) dengan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Rakor yang digelar di Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor pada Kamis (13/3/2025) ini membahas program Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh kepala daerah se-Jawa Barat sepakat mendukung program pemerintah pusat dalam menciptakan Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota. Menteri Sosial menargetkan pembangunan 30 Sekolah Rakyat di Jawa Barat, dengan harapan setiap daerah memiliki minimal satu sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSE).

“Nanti sesuai dengan DTSE. Anak yang terdata di DTSE tersebut akan menjadi prioritas untuk mendapatkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mensos, program Sekolah Rakyat ini tidak hanya memberikan akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga menjamin fasilitas lengkap bagi para siswa. Pemerintah akan menyediakan asrama, seragam, serta kebutuhan pendidikan lainnya secara gratis agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Baca Juga:  Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di setiap daerah akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Oleh karena itu, Mensos meminta pemerintah daerah untuk segera menyiapkan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan di Jawa Barat.

“Dengan pendidikan yang layak, anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mengubah pola pikir mereka dan meningkatkan taraf kehidupannya di masa depan,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung program ini. Pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk memastikan kesiapan lahan serta segala kebutuhan lain demi kelancaran pembangunan Sekolah Rakyat di Karawang.

Dengan adanya program Sekolah Rakyat ini, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Jawa Barat, khususnya di Karawang, bisa mendapatkan pendidikan berkualitas dan memiliki peluang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah. (LK)

 

Berita Terkait

Bupati Aep Tekankan Jabatan ASN sebagai Amanah, Dorong Kolaborasi dan Integritas
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Gelar Upacara Khidmat di Plaza Pemda
APBD Perubahan 2026 Karawang Disepakati, Pemkab Fokus Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Bapenda Karawang Bahas Raperbup DBH-PDRD Bersama DPMD
Berita ini 33 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru