Isu Kecurangan Mewarnai Pemilihan Ketua KONI Karawang, Arnold S.Pd. Diduga Dikepung Dua Rival

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025 - 01:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 28 Januari 2025. Pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang kembali diwarnai isu tak sedap. Dari tiga kandidat yang maju, beredar dugaan bahwa dua kandidat selain Arnold S.Pd. memiliki kesepakatan untuk menumbangkannya dalam kontestasi ini.

Tak hanya itu, aroma kecurangan pun semakin tercium dengan adanya indikasi perubahan tata tertib (tatib) yang sebelumnya telah ditetapkan oleh KONI Jawa Barat. Dugaan perubahan ini dilakukan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) demi menguntungkan pihak tertentu.

Indikasi lainnya yang menguatkan dugaan kecurangan adalah adanya perubahan pada tim penjaringan yang justru diduga hanya menguntungkan kubu lawan. Sementara itu, tim Arnold S.Pd. disebut-sebut tidak tersentuh sama sekali dalam proses tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini membuat banyak pihak mempertanyakan transparansi dan integritas pemilihan Ketua KONI Karawang. Beberapa pengurus cabang olahraga (cabor) bahkan mulai menyuarakan kekhawatiran mereka terkait proses yang diduga tidak berjalan secara adil dan demokratis.

Baca Juga:  Ketua AMKI Karawang Donorkan Darah untuk Rekan Seprofesi yang Sakit Kanker Usus

Arnold S.Pd. sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai berbagai dugaan yang beredar. Namun, pendukungnya menegaskan bahwa pemimpin KONI ke depan harus dipilih berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan melalui manuver politik yang merugikan demokrasi dalam dunia olahraga.

Para insan olahraga Karawang berharap pemilihan Ketua KONI kali ini dapat berlangsung dengan jujur dan adil. Mereka menegaskan bahwa olahraga harus dijauhkan dari praktik kecurangan yang bisa merusak sistem pembinaan atlet dan prestasi olahraga di Karawang.

Dengan semakin mencuatnya isu ini, semua mata kini tertuju pada pihak penyelenggara pemilihan. Apakah proses ini akan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku, atau justru menjadi ajang kepentingan kelompok tertentu? Jawabannya akan segera terlihat dalam waktu dekat. (LK)

Berita Terkait

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Berita ini 118 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Berita Terbaru