Peran Mahasiswa KKN UBP Karawang 2024 dalam Meningkatkan Pendidikan, Lingkungan, dan Infrastruktur Desa Jatibaru

- Penulis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 10 Agustus 2024. Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jatibaru, Kecamatan Jatisari, telah memberikan dampak positif yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat desa.

Kepala Desa Jatibaru, Afriansyah, SE., menyampaikan manfaat dan dampak positif dari kegiatan KKN ini, terutama di bidang pendidikan. “Kami merasa terbantu dalam bidang pendidikan dengan adanya pembawaan materi baru yang meningkatkan kembali minat siswa dalam belajar, terutama di bidang teknologi,” ujar Afriansyah. Peningkatan minat belajar ini menjadi salah satu pencapaian penting yang berhasil diraih oleh mahasiswa KKN melalui pendekatan edukasi yang inovatif dan interaktif.

Selain di bidang pendidikan, program KKN juga berhasil menyentuh aspek infrastruktur dengan melakukan pemasangan plang perbatasan dan plang gang. “Kami terbantu dengan adanya program kerja yang merujuk kepada SDGs desa, yaitu di bidang infrastruktur pembuatan plang perbatasan dan plang gang,” tambah Afriansyah. Keberadaan plang ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan keamanan dan keteraturan di desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping pendidikan dan infrastruktur, mahasiswa KKN juga memberikan perhatian besar pada lingkungan. Dalam kegiatan penanaman, Kepala Desa menyatakan, “Mahasiswa tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga mendorong sosialisasi terkait pentingnya lingkungan hidup yang sehat serta kesadaran di bidang lingkungan.” Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap kelestarian lingkungan sekitar.

Program KKN tahun ini dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi Desa Jatibaru. Melalui serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, mahasiswa berhasil mengedukasi dan memotivasi masyarakat, baik anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga dan membangun desa mereka. Kerjasama yang baik antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan program ini. Kepala Desa Jatibaru mengapresiasi kerja keras dan dedikasi mahasiswa yang telah bekerja tanpa kenal lelah demi kesejahteraan desa. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN. Mereka telah menjadi inspirasi bagi kami semua,” ujar beliau.

Baca Juga:  Di Klaim Capai 90 Persen, Ketua BEM Hukum UBP Soroti Masalah Dugaan Penyerobotan Lahan Warga Oleh Pemkab Karawang

Kegiatan KKN yang berlangsung selama satu bulan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kerjasama tim, dan kepemimpinan. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan setelah lulus nanti. Dengan berakhirnya program KKN 2024, diharapkan hasil-hasil positif yang telah dicapai dapat terus berlanjut dan berkembang. Masyarakat Desa Jatibaru diharapkan dapat terus menjaga dan mengembangkan hasil kerja mahasiswa KKN demi kemajuan desa yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan KKN ini membuktikan bahwa sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dan positif. Mahasiswa KKN 2024 telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat untuk mengabdi, mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (Red)

 

Berita Terkait

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab
Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal
BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik
Berita ini 18 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru