Brantas Abipraya Gelar Program Padat Karya Atasi Kekurangan Suplai Air di Desa Medankarya

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – PT. Brantas Abipraya telah meluncurkan program Padat Karya untuk mengatasi masalah kekurangan suplai air yang melanda Desa Medankarya, Kecamatan Tirtajaya, kabupaten Karawang. Program ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Koordinator Lapangan PT. Brantas Abipraya, Bayu Krisnanto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menangani permasalahan suplai air di daerah tersebut. “Kami menindaklanjuti laporan atas kejadian kekurangan suplai air yang ada di daerah tersebut,” ungkap Bayu Kamis (25/7/2024).

Ade Golun, Kepala Urusan Operasional PJT II, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan dari PT. Brantas Abipraya dalam mengatasi keluhan para petani. “Terima kasih atas dukungan dari pihak PT Brantas. Dengan bersinergi, aliran air akan lebih lancar dan kekurangan suplai air pada petani bisa diatasi. Kami berharap sinergi ini tetap berkelanjutan,” ujar Ade Golun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ade Golun menambahkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari ke depan dengan dukungan penuh dari PT Brantas Abipraya. “PT. Brantas telah mendukung program Padat Karya, karena ini sesuai dengan kultur adat kita yang giat gotong royong,” ucap Golun.

Baca Juga:  Pernyataan Sikap di Depan PT MIM, Aliansi LSM Karawang Dukung Penuh PT PPJM

Dalam kegiatan Padat Karya ini, sebanyak 80 warga dan 29 pihak PJT II turut membantu mengatasi pendangkalan. Program ini menjadi bukti nyata kerjasama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para petani.

Program Padat Karya ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi permasalahan suplai air di Desa Medankarya, serta memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh PT. Brantas Abipraya, PJT II, Dinas Pertanian, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan aparat Desa Medankarya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama untuk menyelesaikan masalah kekurangan air dengan cara yang inklusif dan partisipatif.

Diharapkan melalui program Padat Karya ini, suplai air di Desa Medankarya akan kembali normal sehingga para petani dapat kembali bercocok tanam dengan lancar dan menghasilkan panen yang optimal. (D’Kasur)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 9 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru