Hari Pertama Masuk Pondok Pesantren Nihayatul Amal bagi Calon Santri

- Penulis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 04:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Hari pertama masuk pondok pesantren Nihayatul Amal Rawamerta, Kabupaten Karawang, disambut dengan penuh khidmat oleh calon santri dan orang tua mereka. Bertempat di Asrama AN-Nuriyah yang telah dibangun sejak tahun 2001, proses ijab qobul calon santri berlangsung dengan lancar. Sabtu (13/7/2024).

Dalam acara tersebut, orang tua calon santri menyatakan ikrar untuk menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak mereka kepada pondok pesantren Nihayatul Amal. Sementara itu, calon santri juga berikrar siap mengikuti dan mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan, baik di dalam maupun di luar lingkungan pondok pesantren, selama masa pendidikan mereka.

Pihak pondok pesantren memberikan beberapa arahan penting kepada orang tua calon santri. Pertama, anak-anak tidak diperbolehkan membawa ponsel ke dalam pondok pesantren. Kedua, selama satu bulan ke depan, orang tua tidak diizinkan untuk menengok atau bertemu dengan anak-anak mereka. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dapat beradaptasi dengan lingkungan baru mereka tanpa gangguan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH. Abdul Rohman, yang lebih dikenal sebagai Ajengan Anom, selaku pengasuh Pondok Pesantren Nihayatul Amal Rawamerta, memberikan pesan kepada orang tua untuk menguatkan hati dan mengikhlaskan anak-anak mereka dititipkan di pondok pesantren. Ia menekankan bahwa dengan keikhlasan orang tua, anak-anak pun akan lebih betah dan nyaman tinggal di pondok pesantren.

Baca Juga:  Sambut 1 Muharram 1447 H, Warga Kedungwaringin Gelar Pawai obor dan Doa Bersama

Pondok pesantren Nihayatul Amal memiliki sejarah panjang dalam pendidikan Islam. Pondok putri, yang dikenal dengan sebutan Albanat, telah berdiri sejak tahun 1984. Sanad keilmuan pondok pesantren ini di antaranya berasal dari Mama Sempur (KH. Ahmad Bakri bin Tubagus Seda) dan pondok pesantren Lirboyo, yang terkenal dengan keilmuan dan kedalaman ajarannya yang mengedepankan salafiyah.

Pondok pesantren Nihayatul Amal didirikan oleh Kiyai H. Ahmad Busyaeri pada tahun 1963. Sejak saat itu, pondok pesantren ini terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang terkemuka di Kabupaten Karawang.

Dengan semangat dan keikhlasan, hari pertama masuk pondok pesantren Nihayatul Amal diharapkan menjadi awal yang baik bagi calon santri untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Berita Terkait

Buka Dulu Hati Sebelum Buka Al-Qur’an”, Pesan KH Nana Gerhana di Maulid Nabi Karyasari
Dana BOS Rp879 Juta Disorot, Kadisdikbud Karawang Angkat Bicara
Lomba Keagamaan Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 2 Lemahabang, Bibit Potensial Mulai Disaring
Pengajian Rutin Desa Karyasari Digelar di Aula Desa, Jadi Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Kader
Ratusan Umat Buddha Ikuti Ritual Ulambana dan Cioko di Vihara Buddha Loka Karawang, Disertai Bakti Sosial
PSYNERGY Competition 2026 Digelar Perdana, Fakultas Psikologi UBP Karawang Perkuat Jejaring Mahasiswa Tingkat Nasional
Ratusan Umat Ikuti Ritual Persembahyangan Sejit Y.M. Kongco Cai Shen Ye di Cetya Johar Karawang
Jam Kerja, Pegawai Disdikbud Terlihat Gunakan Sandal, Disiplin Aparatur Dipertanyakan
Berita ini 30 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru