PEMBUKAAN PADEPOKAN TAPAK SILIWANGI PURA KENCANA CABANG TELUKJAMBE BARAT SEBAGAI WADAH SENI PENTAS PENCAK SILAT USIA DINI DAN REMAJA

- Penulis

Kamis, 21 September 2023 - 00:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, lintaskarawang.com – Padepokan Tapak Siliwangi Cabang Telukjambe Barat yang terlahir dari gagasan para tokoh Pemuda dan masyarkat, mulai menjalankan tugasnya menempuh legalitas dengan mengikuti Kegiatan MUSREMBANG Desa Wanajaya yang di ikuti Perangkat Desa, Lembaga Karang Taruna, Paguyuban Dusun dan tokoh agama.

Padepokan Tapak Siliwangi cabang Telukjambe Barat sekaligus memaparkan Kegiatan dan program Kerja sebagai program budaya lingkungan yang nantinya akan disalurkan Ke Sekolah tingkat SD dan SLTP sebagai Kurikulum Pendidikan.

Tentunya harapan Ke depan Padepokan Tapak Siliwangi bisa mencetak Pemuda Pemudi di lingkungan Sebagai generasi unggul baik dalam hal fisik maupun mental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengikis hal-hal negatif di lingkungan baik dari jeratan Narkoba ataupun hal Lainnya yang merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar, ungkap Ketua Padepokan Cabang Telukjambe Barat Sanusi Anwar yang biasa di panggil Kang Uci di sela-sela Pengarahan Perangkat desa dan Babinsa desa Wanajaya. Rabu (20/9/2023).

Baca Juga:  1500 Wisudawan Wisudawati Berhasil di hasilkan Pada Gelar Wisudawan Akademik Gelombang I Tahun 2023/2024 Unsika Karawang

Domisili Padepokan yang berada di dusun Karadak RT05 RW 03 Desa Wanajaya Kecamatan Telukjambe Barat mendapatkan apresiasi dari Tokoh, Sesepuh dan Paguyuban Lingkungan.

Padepokan Cabang Merupakan Sayap Dari Padepokan Pusat Atau DPP Yang Beralamat Di Dusun Cidampa II RT12 RW 05 Desa Kuta Negara Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang yang di ketuai oleh Kang N.Juana Sebagai Ketua DPP PADEPOKAN TAPAK SILIWANGI PUSAT.

N.Juana berharap dengan terlahir nya Padepokan Cabang agar senantiasa membawa dampak Positif bagi generasi dan lingkungan.

(Redaksi)

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 6 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru