Pemkab Karawang Salurkan 400 Paket Sembako untuk Pengayuh Becak dan Penjaga Perlintasan Kereta

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menyalurkan sebanyak 400 paket sembako kepada komunitas pengayuh becak dan penjaga pelintasan rel kereta api. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid pada Senin (16/3/2026).

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Baznas Karawang, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk apresiasi dan kepedulian pemerintah terhadap para pekerja lapangan yang setiap hari berjuang mencari nafkah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami berbagi untuk komunitas pengayuh becak dan penjaga pelintasan rel kereta api. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kita terhadap saudara-saudara kita yang setiap hari bekerja keras di jalanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan agenda berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Karawang. Pada tahun sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada para sopir angkutan kota.

Baca Juga:  Dukungan Terus Mengalir untuk Haji Aep Syaepuloh S.E. dari Berbagai Elemen Masyarakat Karawang

“Tahun 2025, kita juga membagikan paket sembako kepada para sopir angkot. Tahun ini, bantuan difokuskan kepada pengayuh becak dan penjaga pelintasan rel kereta api,” tambahnya.

Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Bupati Aep menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan merata.

“Kabupaten Karawang akan terus berupaya menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Mohon doa dan dukungannya,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Bupati bersama jajaran pejabat yang hadir, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. (LK)

Berita Terkait

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Berita Terbaru