Ibu Rumah Tangga di Karawang Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Sopir Ekspedisi

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Dugaan tindakan tak senonoh yang menyeret oknum sopir ekspedisi kembali mencoreng ruang publik di Kabupaten Karawang. Seorang ibu rumah tangga di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, mengaku menjadi korban dugaan pelecehan oleh sopir ekspedisi Lalamove.

Peristiwa yang dinilai memalukan tersebut diduga terjadi dua kali, yakni pada Minggu dan kembali terulang pada Selasa siang (10/3/2026). Saat kejadian, korban tengah menjaga tempat usaha milik anaknya yang berada di pinggir jalan desa.

Menurut keterangan korban saat dikonfirmasi, oknum sopir tersebut diduga dengan sengaja memperlihatkan alat vitalnya saat melintas di depan lokasi usaha korban. Aksi tersebut membuat korban merasa dilecehkan, marah, dan sangat tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang pertama saya diam saja, tidak langsung cerita ke anak. Tapi ketika kejadian kedua terjadi lagi, saya sudah tidak tahan dan langsung melaporkannya ke keluarga,” ungkap korban.

Kejadian tersebut langsung memicu kemarahan keluarga korban. Mereka menilai tindakan itu bukan sekadar perilaku tidak bermoral, tetapi juga bentuk pelecehan yang merendahkan perempuan, terlebih diduga dilakukan secara berulang.

Pihak keluarga kemudian mencoba menghubungi salah satu sopir yang diduga terlibat, diketahui merupakan warga Warung Bambu dengan inisial AM.
Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum dapat dihubungi melalui telepon. Meski demikian, keluarga korban mengaku sempat menerima balasan pesan dari anak sopir tersebut.

Baca Juga:  Mr. KiM: "Veteran Jangan Dijadikan Alat Politik, Marwah Mereka Harus Dijaga"

Tidak tinggal diam, keluarga korban memberikan ultimatum selama 1×24 jam kepada pihak terduga pelaku untuk datang dan menunjukkan itikad baik serta meminta maaf secara langsung.

Jika ultimatum tersebut diabaikan, keluarga memastikan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polres Karawang dengan dugaan tindak asusila karena memperlihatkan alat vital kepada orang lain di ruang publik.

“Kalau tidak ada itikad baik, kami akan lanjutkan ke jalur hukum. Ini sudah sangat keterlaluan,” tegas pihak keluarga.

Sebagai bukti awal, keluarga korban juga mengaku memiliki rekaman CCTV dari bengkel di sekitar lokasi kejadian yang diduga merekam aksi oknum sopir tersebut saat melintas.

Kasus ini kini mulai menjadi perbincangan warga sekitar. Sejumlah warga menilai tindakan tersebut tidak bisa dibiarkan karena dapat menimbulkan rasa takut dan ketidakamanan bagi perempuan di ruang publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terduga pelaku maupun pihak ekspedisi Lalamove belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut.

(LK)

Berita Terkait

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Berita Terbaru