Pengawasan Anggaran 2026, Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Kecamatan Cilebar

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X (Kabupaten/Kota Karawang dan Purwakarta) dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., MM., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Cikande, RW 01/RW 03, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jumat (06/03/2026) siang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparatur desa setempat, Ketua PAC dan pengurus ranting DPC PDI Perjuangan Kecamatan Cilebar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Pipik mendorong pemerintah desa di wilayah Kecamatan Cilebar agar lebih proaktif dalam mengusulkan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya terkait pengelolaan kebersihan lingkungan. Ia meminta setiap dusun mempersiapkan Peraturan Dusun (Perdus) sebagai dasar pengajuan bantuan gerobak sampah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk desa-desa yang ada di Kecamatan Cilebar, silakan persiapkan Peraturan Dusun (Perdus). Ajukan kepada saya untuk kebutuhan gerobak sampah, nanti akan saya dorong kembali ke tingkat provinsi agar bisa direalisasikan,” ujar Pipik.

Selain itu, Pipik juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2027 mendatang Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana meluncurkan program pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL). Program tersebut bertujuan meningkatkan keamanan serta kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Baca Juga:  PT HK PATI Tanam 1.000 Bibit Mangrove dalam Program CSR Rehabilitasi Pesisir Tengkolak Timur, Didampingi DPAC Padjajaran Siliwangi Nusantara Kecamatan Cilamaya Wetan

“Insya Allah pada tahun 2027 nanti provinsi akan mengeluarkan program PJU dan PJL. Mari kita bersama-sama menerangi Kabupaten Karawang, jangan sampai masih ada wilayah yang gelap dan membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Pipik mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan masing-masing, termasuk terkait pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar dapat diperjuangkan melalui program pemerintah.

“Saya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan menyampaikan aspirasi apa pun, mulai dari kebutuhan lingkungan sampai pengembangan UMKM. Semoga semuanya bisa kita perjuangkan agar ke depan dapat terealisasi,” pungkasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasi dan pertanyaan terkait program Pemerintah Provinsi di bidang pendidikan. Masyarakat mempertanyakan dampak kebijakan efisiensi anggaran yang disebut-sebut berpengaruh terhadap sekolah negeri maupun swasta.

Selain itu, warga juga menyoroti kejelasan terkait honorarium bagi para guru honorer yang dinilai masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan.

(Wahid)

Berita Terkait

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393
Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru