Serikat pekerja Garut PT Danbi International (SPG Danbi) Bersama Federasi Serikat Pekerja Garut ( FSPG)  menggugat PT Danbi

Serikat pekerja Garut PT Danbi International (SPG Danbi) Bersama Federasi Serikat Pekerja Garut ( FSPG) menggugat PT Danbi

Kegiatan bulanan serikat pekerja Garut PT Danbi
Kegiatan bulanan serikat pekerja Garut PT Danbi

Garut, Lintaskarawang.com – Bertempat di Kampung Sumber Sari RT. 02 RW. 021 Kelurahan Regol Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut diselenggarakan acara kegiatan bulanan oleh Ketua Serikat Pekerja Garut PT Danbi dan dimulai sekira pukul 14.00 WIB. Minggu (18/09/2022).

Dalam acara kegiatan bulanan tersebut membahas beberapa pembahasan penting berkaitan dengan gugatan tentang hak pekerja PT Danbi.

Hadir dalam acara tersebut yakni Noviani selaku Ketua Serikat Pekerja Garut PT Danbi Internasional dan Yudi Dirhamsyah Wakil Ketua dari Federasi Serikat Pekerja Garut ( FSPG).

Noviani selaku Ketua SPG PT Danbi mengungkapkan kepada awak media ketika di konfirmasi bahwa Ada seorang anggotanya yang meninggal dunia atas nama Almarhumah Ibu Juju Juarsih (44) yang beralamat di Kampung Nangoh RT. 09 RW. 03 Desa Panembong Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut belum Bisa di bayarkan Hak pesangonnya secara Mutlak Oleh PT Danbi karena pihak Perusahaan mengacu ke SK pengangkatan 2018 Bukan dari awal masa Kerja yaitu 2013 sampai dengan 2022.

“Seharusnya masa kerja Almarhumah Juju Juarsih itu 9 Tahun dan Ahli waris pun menolak dari SK pengangkatan Yang di tentukan perusahaan yaitu Tahun 2018 di karenakan masa Kerja hilang yang dari 2013 sampai dengan 2018 oleh karena itu pihak ahli waris yang di dampingi Serikat dan Federasi mengadukan masalah di mulai dari Bipartit, Triparti masih dedlok atau belum singkron antara ahli waris pekerja dengan pihak perusahaan, dan kami pun selaku ahli waris dan pengurus Serikat serta Federasi menempuh jalur Ke Persidangan Hubungan Indrustrial ( PHI),”terang Noviani.

Noviani menambahkan Ia meminta kepada pihak perusahaan untuk segera mengeluarkan pesangon sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan atas nama Almarhumah Juju Juarsih.

Selaku perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Garut ( FSPG) Yudi Dhirhamsyah mengatakan Harapan dari Federasi.

“Standar saja kami meminta aturan harus di tegakkan sesuai dengan yang seharusnya fakta nya di lapangan banyak aturan yang mereka bikin tetapi mereka juga yang melanggarnya contoh jangankan masalah pesangon almarhumah ibu Juju Juarsih masalah lemburan saja karyawan itu banyak yang tidak di bayar, Kita sebetulnya tidak mau berbicara ke Hal layak umum semaunya di bicarakan di internal PT Danbi Internasional tetapi di karenakan penindasan secara masif di PT Danbi, kami perlu minta bantuan dari orang luar karena yang di PT Danbi itu mereka pun pekerja yang punya kehidupan sosial dan mereka itu bermasyarakat habis waktu karena harus mengerjakan produksi setelah habis masa jam kerja tetapi mereka tetap mengerjakan akan tetapi lemburannya tidak di berikan, nah itu yang kami khawatirkan dan Perjanjian kerjanya pun tidak sesuai dengan undang undang yang berlaku contoh ada yang kerja dari Tahun 2012, 2013 bahkan di bawah itu SK nya pun sama di keluarkan di Tahun 2018.

Perbuatan PT Danbi itu sangat merugikan bagi karyawan di karenakan pada akhirnya perhitungan pesangon akan di hitung pada SK tersebut yaitu SK pengangkatan Tahun 2018 dan fakta di lapangan sudah terjadi sama Almh ibu Juju Juarsih, ternyata Almh pun pesangonnya di hitungnya sejak dikeluarkanya SK pengangkatan Tahun 2018, dan tidak di hitung kerja beliau dari mulai masuk kerja pada Tahun 2013.

Harapan kami dari Federasi yang menaungi Serikat PT Danbi semoga aturan yang ada di PT Danbi itu sesuai dengan Aturan undang- undang ketenagakerjaan yang ada di negara Kesatuan Republik Indonesia yang di keluarkan pemerintah harus di terapkan sesuai undang undang yang berlaku yaitu Uu Nomor 13 tahun 2003 atau Uu cipta kerja tentang ketenagakerjaan,” pungkas Yudi kepada awak media.***

Reporter : Dasep MY/Tata

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!