Rakorda dan Raperda Developer Properti Syariah Jawa Barat Sukses di Gelar, Targetnya 17 ribu Unit

Rakorda dan Raperda Developer Properti Syariah Jawa Barat Sukses di Gelar, Targetnya 17 ribu Unit

Ketua DSP (Developer Properti Syariah) DPW Jawa Barat Dr.Depid Ismail

Bandung, Lintas_Karawang.Com – Saat pertemuan bersama DPS (Developer Properti Syariah) DPW Jawa Barat yang diketuai oleh Dr. Depid Ismail menyampaikan keinginan agar tahun 2022 ini target pembangunan 17.000 unit di Jawa Barat bisa tercapai.

Hal itu disampaikan oleh Depid Ismail disela pertemuan Rakerda (Rapat Kerja Daerah) dan Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) bersama 12 Perwakilan DPS Kota/ Kabupaten di Jawa Barat.

Pokok penting dari pembahasan pertemuan tersebut membahas peningkatan SDM secara kuantitas dan kualitas serta peningkatan penyertaan permodalan. Selain itu, rapat koordinasi juga melapokan situasi kondisi kekinian untuk mencapai Renstra (Rencana Strategis ) yang telah ditetapkan Jawa barat itu sendiri.

Sementara untuk Rakerda adalah pembahasan tentang segala sesuatu yang telah di koordinasikan dilapangan untuk dirapat kerjakan guna pencapaian target yang telah ditetapkan di Jawa Barat juga masing masing daerah agar terjalin Kolaborasi supaya target bisa tercapai.

Disampaikan oleh Depid bahwa di masa pandemi sampai tahun 2021, DPS mengalami peningkatkan jumlah proyek yang signifikan yaitu 1053 titik lokasi. Tahun sebelumnya, yakni tahun 2020 capaian jumlah hanya 720 titik lokasi, bahkan sebelumnya yaitu di tahun 2019 capaiannya hanya sebanyak 500 titik lokasi. Skema syariah lebih stabil dibanding yang konvensional. Tutur Depid.

DPS dalam melaksanakan proyeknya berbeda dengan developer konvensional. Mengingat di awal modal kita juga terbatas, karena proyek pembanguan di DPS tanpa bantuan pinjaman dari Lembaga Keuangan Perbankan yang saat ini belum mampu mengakomodir harapan DPS dalam menerapkan akad-akad yang sesuai dengan Syariat Islam. Tutur Depid

Tantangan kedepan bagi DPS adalah scale up bisnis para member yang di bina oleh Asosiasi Developer Property Syariah (ADPS). Untuk itu upgrading SDM dipandang perlu, baik Knowledgenya, Skillnya, Atitudenya juga Spiritualnya. Sampai menghasilkan sebuah pengelolaan proyek yang memiliki sistem pelayanan bisnis yang komprehensif dan profesional.

“Alhamdulilah, untuk saat ini banyak Investor yang merapat ke DPS. Baik perorangan maupun lembaga yang nota bene masih non Bank. Bahkan ada BUMN yang sudah MOU dengan kita”. Minggu (06/02/2022)

Kebaradaan DPS, tentu membantu program yang dicanangkan pemerintah guna memenuhi kebutuhan rumah untuk masyarakat yaitu program 1 juta unit pertahun. Selain itu, Keuntungan dari DPS adalah Tanpa Bank, Tanpa Denda, Tanpa Bunga, Tanpa Sita, Tanpa Asuransi juga Tanpa Akad Bermasalah lainnya. Namun bagaimanapun juga edukasi kemasyarakat tetap harus kuat dijalankan.

Alhamdulillah keberadaan DSP sudah 9 tahun, dan masyarakatpun sudah ramai mengenalnya sejak 5 tahun silam, tepatnya tahun 2016.

“Kita mencari harta, terlebih rumah, pasti mencari yang halal tidak boleh yang haram karena pasti akan diminta pertanggung jawaban nanti”. Tutup Dr. Depid Ismail. (Red)

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!