Proyek Normalisasi Irigasi Nyaris Memakan Korban

Proyek Normalisasi Irigasi Nyaris Memakan Korban

Karawang, Lintas_Karawang.Com, Pekerjaan dengan menggunakan alat berat perlu kehati-hatian khusus dengan didukung standar operasional (SOP). Mulai dari peralatan yang digunakan sebagai alat kerja, sampai teknis kerja.

Alat yang digunakan pun sesuai kapasitas penggunaan,bukan hanya sekedar ada dan apalagi hanya dengan konsep hemat, tanpa melihat dampak yang ditimbulkan.

Seperti Halnya Pelaksanaan proyek normalisasi irigasi yang membentang antara Desa Kalangsurya Rengasdengklok hingga Sindang Karya Kutawaluya, nyaris memakan korban jiwa.

Ukim (47), warga Dusun Semplek, Desa Sampalan, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, tertimpa rantai besi excavator (Beko), sehingga mengalami luka benjol di bagian dahinya.

“Awalnya saya sedang mengantri di jalan karena jalan tersebut tidak bisa melintas, pasalnya mesin Beko sedang menaikan tongkang dari irigasi ke jalan raya dengan menggunakan excavator dengan menggunakan rantai besi yang sangat besar,” tutur Ukim, yang merupakan korban tertimpa rantai excavator, saat di temui awak media di lokasi kejadian. Jum’at (29/4/2022).

Menurut keterangan Ukim, ketika mesin excavator tersebut mengangkat tongkang dengan menggunakan rantai besi, tiba-tiba rantai tersebut lepas dan menimpa kepala Ukim sehingga jatuh tersungkur ke tanah.

“Pas saya jatuh langsung di bawa ke rumah warga ternyata saya mengalami luka benjol di bagian kepala akibat tertimpa rantai besi tersebut,” terangnya.

Lanjut Ukim, menambahkan kecelakaan yang hampir menghilangkan nyawanya tersebut murni merupakan kecerobohan pihak pelaksanaan pekerjaan.

“Karena kalau saja mereka kencang dan benar mengikat rantai tersebut ke tongkang tidak akan mungkin rantai tersebut lepas dari tongkang,” pungkasnya.(red)

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!