Priatna Al zaelani Saat Lahir Hingga Usia 8 bulan Normal, Namun di usia 9 Bulan Ditemukan Ada Yang Berbeda

Priatna Al zaelani Saat Lahir Hingga Usia 8 bulan Normal, Namun di usia 9 Bulan Ditemukan Ada Yang Berbeda

Foto Priatna Al zaelani anak yang menderita hidrosepalus
Foto Priatna Al zaelani anak yang menderita hidrosepalus

Karawang, Lintaskarawang.com – Lahir kembar anak laki-laki normal Bernama Muhamad kaka Almachumi & Priatna Al Zaelani Lahir  di Karawang 11 – 11 – 2012
Saat lahir hingga usia 8 bulan Normal. Namun di usia 9 bulan, ditemukan ada yang berbeda, dari Priatna Al zaelani, kepala semakin membesar, berbeda dengan Muhamad kaka yang normal.

Hingga akhirnya Priatna Al Zaelani di larikan ke Rumah sakit.
Benar saja menurut dokter, ini kena virus hidrosepalus dimana ada cairan yang berkembang di atas ubun-ubun/didalam kepala, lantas harus segera dioperasi dan ditanam selang dari kepala ke perut / pencernaan, melalui leher di dalam organ tubuh.

“Hingga saat ini, selang masih terpasang dari kepala sampai keperut/ pencernaan, badan sehat, namun pertumbuhan aga lemot di akibatkan selang yang tertanam, mengakibatkan pertumbuhan lemot dan sebagian syaraf tertarik selang, mengakibatkan tangan kaku dan kaki pun demikian kaku, kini usia mereka berdua sudah menginjak 9 thn”,ungkap Ugy ayah dari Priatna Al Zaelani Pada Minggu (31/7/2022).

Dimana Muhamad kaka Almachumi adik dari Priatna , tumbuh normal bahkan sekarang sudah kelas 3 SD, berbeda dengan priatna masih tidur terbaring dengan kaki tangan kaku dan hanya bisa guling guling dan teriak saha, diakibatkan syarat-syarat yang tertarik, epek dari selang yang di tanam di dalam tubuh, untuk mengeluarkan cairan dari kepala ke pencernaan, untuk makan dan buang air kecil/besar normal, di bantu.

Kini priatna hanya bisa terbaring saja, dan menjalani pengobatan terapi secara rutin, priatna pernah mendapatkan kursi roda dari salah satu komunitas di karawang, namun akibat kaku kaki dan tangan membuat priatna tidak nyaman dan susah untuk duduk, kepala yang berat dan leher yang tak bisa menopang.

“Jadi yang priatna lakukan hanya terbaring tidur jika pengen keluar harus di gendong, setiap malam priatna jarang tidur jika tidak di beri obat, jika obatnya habis priatna akan tidak tidur dan nangis teriak keras, entah kenapa atau karena merasakan sakit, entahlah yang jelas jika tidak di beri obat akan seperti itu,malah sampai meriang panas”,jelas kang Ugy.

Namun hingga saat ini kang ugy tidak pernah mengeluh dan meminta belas kasian siapapun, atau meminta secara cuma cuma. Jadi dari yang kang ugy bisa kang ugy lakukan, seperti kreativ edit foto, vidio, penulisan dan pembuatan artikel, untuk upahnya kang ugy berikan untuk pengobatan dan perawatan priatna.

kang ugy sering bilang serahkan saja pada ibu saya yang mengasuhnya, jika pun hanya cuma-cuma melaui kang ugy.

Priatna pun saat ini di asuh oleh ibu kang ugy, (Warsih) yang tinggal di Dusun Banir Desa pegadungan RT 12 RW 07 Kec Tempuran Kab Karawang. karena ibu dari priatna tidak mau mengasuhnya.

“pergi meninggalkannya entahlah kenapa”,tutup kang Ugy.

Untuk pemesanan jasa bisa

hub. No 085779042755

Untuk pembayaran bisa

Transfer ke no rek

BNI 0622951303 atas nama Muhamad sanusi.

(Red).

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!