Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Gantung Diri Di Bawah Jembatan Tol

Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Gantung Diri Di Bawah Jembatan Tol

Karawang, Lintas_Karawang.Com, Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan gantung diri di bawah jembatan tol, Dusun Pajaten, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang. S ditemukan dalam kondisi leher terjerat tali tambang.

Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono menetapkan T bin W (26) sebagai tersangka penyebab tewasnya S (14), bocah di Karawang yang awalnya disangka bunuh diri.

S dihabisi oleh T yang merupakan kakak iparnya sendiri. Saat ini, polisi sudah menahan T sebagai tersangka kekerasan fisik terhadap anak.

S awalnya disangka bunuh diri oleh polisi. S ditemukan tidak bernyawa pada Senin (9/5) malam, di bawah jembatan tol, Dusun Pajaten, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

“S ditemukan dalam kondisi leher terjerat tali tambang,” kata AKBP Aldi Subartono saat konferensi pers, Senin (23/5).

Saat jasadnya ditemukan, polisi sudah mencium adanya kejanggalan. Keterangan sementara polisi kepada wartawan adalah S diduga bunuh diri.

Hal itu dibuktikan dengan tali tambang yang melingkar di leher korban. Namun kemudian polisi menemukan kejanggalan dari posisi jasad korban ketika ditemukan.

“Jarak langit-langit jembatan dan pijakan korban hanya satu meter. Terdapat kejanggalan di sana, kami duga kuat itu bukan bunuh diri,” ujarnya.

Menurut AKBP Aldi, petugas lalu melakukan olah TKP ulang dan memeriksa saksi, sementara tim forensik bergegas membongkar kuburan korban untuk autopsi.

“Kami juga melakukan pra rekonstruksi. Dalam autopsi, kami juga dibantu Rumah Sakit Kramat Jati dan RSUD Karawang,” jelasnya.

Empat hari setelah kejadian, pada Kamis (12/5), polisi mengamankan terduga pelaku. Keesokan harinya, Jumat (13/5), kakak korban ditetapkan sebagai tersangka bersamaan dengan keluarnya hasil autopsi.

Polisi menyita tali tambang yang dipakai untuk menjerat leher korban, ranting dan kayu, dan baju korban.

Saat ditemukan, jasad korban memang tidak mengenakan baju. Tersangka sempat membuang baju korban yang berlumuran darah untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Baju itu ditemukan petugas sekitar lima meter dari TKP.

“Adapun pelaku mendapatkan ancam hukum 15 Tahun, dengan dijerat Pasal 80 ayat 3, Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.(red)

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!