PESANTREN MINI AL MUBAROK RANGKUL ANAK – ANAK KURANG MAMPU BELAJAR NGAJI

PESANTREN MINI AL MUBAROK RANGKUL ANAK – ANAK KURANG MAMPU BELAJAR NGAJI

Karawang,Lintas_Karawang.Com-Pesantren Mini Al Mubarok Dusun Tegal Sawah III, Tegal Sawah, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang,bina anak-anak kurang mampu untuk belajar ngaji dan Qori, tidak hanya mengaji anak-anak di sini juga di ajarkan menghapalkan Al-Quran.

Pesantren Mini didirikan pada 28 Maret 2018, dengan tujuan membina anak-anak di kampung Tegal sawah untuk lebih mendalami pendidikan agama dan meningkatkan nilai Rohani, khususnya anak-anak kurang mampu, karna pengajaran di sini tidak dipungut biaya alias belajar secara gratis, asalkan ada niat belajar,pendidikan Agama yang diajarkan di sini antara lain, Pengajian Al-quran, Piqih, Tauhid, menghapal Al-quran, Qori, dan pendidikan Agama lainnya. Ungkap Ustad Pandi Pengurus sekaligus pengajar Pesantren Al Mubarok saat wawancara bersama awak media Lintas_karawang.Com.

“Hingga saat ini sudah 4 (empat) generasi yang sudah belajar di sini, yang belajar saat sini tercatat 50 (lima puluh) santri Laki-laki dan Perempuan,tidak hanya anak-anak kurang mampu, disinipun kami mengajak anak-anak jalanan untuk ikut ngaji,”tutur ustad Pandi. kamis (10/02/2022).

“Pembiayaan Pesantren AL Mubarok di tanggung pribadi, adapun dari para donatur yang membantu, Pesantren mini ini di bawah naungan Pesantren Mini Nahdatussalaam Salam Pimpinan, Ustd Pajar Sidik,”jelasnya.

Dalam aktivitas tersebut Ustad Pandi di bantu Nia (istri) yang aktif dalam kepengurusan dan Ikut mengajar anak-anak di usia dini dengan mengajarkan Iqro dan juz ama.

“Harapan saya semoga apa yang saya dan suami saya lakukan dengan mendirikan pesantren Al Mubarok bisa meningkatkan nilai rohani anak-anak di kampung, semua anak-anak disini bisa ikut mengaji tanpa memikirkan biaya.”kata Nia.

Adapun Tantogi sebagai pengajar menceritakan awal tergabung memulai mengajar di pesantren Al Mubarok.

“Saya berasal dari Pondok Pesantren Baabul khoer Tanjung Palawad,dari awal saya mengajar di sini dan mengabdikan diri memberi ilmu secara cuma cuma, Alhamdulillah respon anak-anak yang saya didik sangat bagus bahkan cepat tanggap, terbukti dari beberapa anak yang sudah saya didik bisa berprestasi diberbagai perlombaan, dan mengajarkan kembali ilmu yang saya sampaikan,” tuturnya.

Begitupun Anita Dewi (16) Santri wati, menyampaikan kebanggaan sekaligus keprihatinan dalam menuntut ilmu di pesantren Mini Al Mubarok.

“3 (tiga) tahun saya belajar di sini, Alhamdulillah banyak Ilmu agama yang saya dapat, hingga saat ini saya masih ikut belajar di sini bahkan saya pun ikut mengajar, sebenernya bukan tidak ada keinginan untuk anak-anak disini untuk ngaji, melainkan kurangnya fasilitas untuk mereka dapatkan, karna dari awal pembiayaan pembangunan dan fasilitas disini hanya dibiayai oleh pengurus pribadi dan donatur, jadi masih bersyukur anak-anak disini mendapatkan pendidikan agama secara gratis,”tutupnya. (Ugy)

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!