Pedagang Pasrah Pasar Rengasdengklok Dipindahkan

Pedagang Pasrah Pasar Rengasdengklok Dipindahkan

Foto pasar Rengasdengklok saat pembongkaran
Foto pasar Rengasdengklok saat pembongkaran

Karawang, Lintaskarawang.com- Pembongkaran serentak dalam rangka Relokasi Pasar Rengasdengklok dimulai dari pedagang kaki lima yang mendirikan lapak disamping jalan yang akan dialihkan ke Pasar Proklamasi Rengasdengklok, Rabu (16/11/2022).

Sejumlah pedagang nampak pasrah dengan aparat yang membongkar lapaknya untuk pemindahan ke Pasar Proklamasi Rengasdengklok yang diresmikan oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana pada Soft Launching 12 Oktober 2022.

Pembongkaran Pasar Rengasdengklok akan dilakukan beberapa hari sampai selesai, dimulai arah jembatan yang menuju selbi sampai ke wilayah ujung pasar didekat Kewedanaan Rengasdengklok (Kecamatan lama Rengasdengklok).

Para pedagang mengeluh akan biaya sewa yang relatif mahal di Pasar Proklamasi, mereka yang biasanya setiap hari bisa mendapatkan keuntungan, tapi sekarang malah harus mengeluarkan biaya puluhan juta untuk mempunyai lahan di Pasar Proklamasi.

Tabrani
Tabrani

Tabroni (45), pedagang sayuran menyampaikan keluhannya terhadap pembongkaran Pasar Rengasdengklok.

“Biaya lapak di Pasar Proklamasi sangat mahal, lahan 2×3 seharga 75 juta, saya gak tau harus nyari biayanya kemana, uang segitu mana ada, sedangkan lapak yang dibongkar ini seluas 5×3 dari umumnya. Saya mengikuti para pedagang yang lain saja, jika rame saya berusaha pindah ke Pasar Proklamasi,” Pungkasnya.

Sebelum dibongkarnya Pasar Rengasdengklok oleh aparat, ada penyampaian secara face to face kepada pedagang agar segera memindahkan barang-barangnya. Menurut pedagang juga aparat tidak menentukan kapan waktu dimulainya pembongkaran, hanya sebatas wawaran informasi saja.

“Informasi mah ada kepada kami para pedagang, tapi mereka tidak menentukan hari apa pembongkaran akan dimulai, sedangkan kami masih berjualan langsung digusur saja, perlengkapan dan barang jualan juga terbengkalai harus menunggu jemputan mobil pick up,” ucapnya.

Para pedagang yang berjualan sampai puluhan tahun kini harus merelakan tempatnya yang digusur untuk dipindahkan ke Pasar Proklamasi.

“Saya jualan ada 15 tahun disini, semenjak ada pasar juga saya ikut berjualan sama orang tua, sekarang saya nerusin jualan sayuran menghidupi keluarga”. Tutupnya, Tabroni kepada awak media.

(M.Dahlan)

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!