Apresiasi Di Sampaikan Bupati Garut Terhadap APDESI Sudah Melatih Perangkat Desa Dalam Siskedes Tahun 2022

Apresiasi Di Sampaikan Bupati Garut Terhadap APDESI Sudah Melatih Perangkat Desa Dalam Siskedes Tahun 2022

Garut, Lintas_Karawang.Com – Mewakili 100 Desa sebayak 230 perangkat desa  mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Aparatur Negara (LEMPANA) di Area Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Bupati Rudy Gunawan, semoga dengan di gelarnya acara Bimtek yang di adakan oleh pihak Apdesi, ini akan membantu dalam hal perbaikan tata kelola keuangan desa.”kata Bupati

Di sampaikan Bupati Garut, berapa pun dana yang dikelola desa itu adalah uang negara (dan) berimplikasi pada hukum, karena barangsiapa yang melakukan baik perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan keuangan yang menyebabkan kerugian negara (serta) dua unsur terpenuhi, maka sanksinya pidana,” ucapnya.

Dikatakan Bupati,sampai dengan kepala desa tidak mempunyai kewenangan dalam pengelolaan uang karena sudah dilimpahkan kepada Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) yang dijabat oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diamanatkan kepada bendahara.

Lanjut Rudy, kita semua harus paham terhadap itu, (termasuk) juga di kepala desa, kepala desa tidak bisa mengeluarkan cek, saya pun tidak bisa mengeluarkan SPM, tidak bisa menerbitkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) karena sudah dilimpahkan,” katanya.

“Semua perangkat daerah, harus paham terhadap pengelolaan keuangan desa melalui pendidikan dan pelatihan. Kepala desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) maupun APDESI untuk tidak ragu mengeluarkan anggaran dalan penyelenggaraan kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas aparatur desa.

“Semoga dengan pendidikan latihan Siskedes (atau) Sistem Kuangan Desa yang sekarang sudah berbasis elektronik, sistemnya kan sudah berbasis elektronik dan lain sebagainya, ini kita jadikan sebagai model karena nanti saya ingin semua perangkat desa di Kabupaten Garut profesional,” lanjutnya.

Sementara yang di katakan Kepala DPMD Garut, Wawan Nurdin menyampaikan,  bahwa saat ini desa sudah mempunyai kemandirian, maka dari itu pihaknya menganggarkan dana untuk pelatihan bimtek dalam rangka menuju era digitalisasi desa.

Wawan berharap, mudah-mudahan dari pelepasan ini terus besok mungkin ada pelatihan dan setelah pelatihan perangkat desa dan kepala desa di Kabupaten Garut ini mempunyai wawasan digitalisasi, dalam rangka melaksanakan pekerjaan-pekerjaan program pemerintahan desa,” katanya.

Lanjut Wawan, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa mulai dari kepala desa, sehingga kualitas pemerintahan desa dapat lebih meningkat.

“Dan pemerintahan desa bisa lebih meningkatkan di berbagai pembangunan atau pelaksanaan kemasyarakatan pembangunan pemerintahan di desa menjadi lebih maju,” kata Wawan.

Sementara, Ketua APDESI Jawa Barat, Dedi Kusdinar, dalam paparannya mengatakan dan kegiatan ini merupakan pilot project untuk Jawa Barat. Ia mengatakan, jumlah desa yang mengikuti kegiatan ini hanya terdiri dari sekitar 100 desa, karena belum tersosialisasikan di desa lainnya.”jelas kusdinar

Kusdinar, buat rekan-rekan kepala desa bisa memberangkatkan minimal 1 orang sampai 3 orang per desa, dan semoga kedepannya bisa lebih meningkat yang mengikuti bimtek, dan bisa bermanfaat untuk seluruh perangkat desa dan penanggung jawab desa di Kabupaten Garut,” tandasnya.(Tono/Tata).

error

Selamat Datang di Lintaskarawang.com ? Mohon di Share

RSS500
Follow by Email350
Facebook970
YouTube740
Instagram800
WhatsApp950
error: Dilarang mengcopy Paste !!!