Subang | Lintaskarawang.com — Forum Masyarakat Subang Bersatu (FMSB) akan menggelar seminar bertema “Tata Kelola Lingkungan Hidup Menghadapi Industrialisasi di Kabupaten Subang Hari Ini, Kemarin dan Masa yang Akan Datang” pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB, bertempat di 88 Society, Jalan Otto Iskandardinata No. 88, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Seminar tersebut digagas sebagai ruang diskusi publik untuk membahas tantangan pengelolaan lingkungan hidup di tengah pesatnya perkembangan industri di Kabupaten Subang.
Sejumlah persoalan akan menjadi perhatian, mulai dari potensi pencemaran air akibat aktivitas industri, kerusakan ekosistem dan hilangnya keanekaragaman hayati, pengelolaan limbah industri termasuk limbah B3, alih fungsi lahan, hingga dampak industrialisasi terhadap kesehatan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, seminar juga akan membahas perlindungan hak masyarakat serta pentingnya menciptakan iklim investasi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Narasumber yang dijadwalkan hadir adalah Drs. Ir. B. Widodo Sambodo, M.S. (Dodo Sambodo), yang dalam poster kegiatan disebut sebagai mantan pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sekaligus praktisi dan pakar pengawasan pembangunan serta pengendalian dampak lingkungan.
Melalui kegiatan ini, FMSB mendorong agar pembangunan kawasan industri di Kabupaten Subang berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan hidup, pengawasan yang efektif, serta perlindungan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.
Pesatnya investasi di Kabupaten Subang dinilai perlu diimbangi dengan tata kelola lingkungan yang baik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian alam.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat dialog antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan industri dalam mencari solusi atas berbagai tantangan lingkungan hidup di Kabupaten Subang.
“Lingkungan Terjaga, Masyarakat Sehat, Investasi Berkelanjutan, Subang Lebih Maju” menjadi pesan utama yang diusung dalam kegiatan tersebut.













Tinggalkan Balasan