KIM Disorot Tajam: Tiga Hari Ditunggu! Forum Kutatandingan Desak KIM Klarifikasi Soal Ormas/LSM

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Ranzes Iman Sudirman

H. Ranzes Iman Sudirman

Karawang | Lintaskarawang.com — Pernyataan pengelola Kawasan Industri Mitra (KIM) Kabupaten Karawang dalam sebuah forum diskusi yang menyebut tingginya permintaan audiensi ormas dan LSM sebagai salah satu pemicu gangguan keamanan serta berpotensi menghambat investasi menuai kecaman.

Forum Kutatandingan Karawang menilai pernyataan tersebut perlu diklarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan kesan bahwa keberadaan ormas dan LSM identik dengan gangguan keamanan maupun penghambat investasi.

H. Ranzes Iman Sudirman, bagian dari Forum Kutatandingan Karawang, meminta pengelola KIM memberikan penjelasan dalam waktu tiga hari, termasuk terkait pengaduan yang disampaikan kepada DPR RI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta klarifikasi dalam waktu tiga hari. Apabila pengelola KIM tidak kooperatif memberikan penjelasan, kami dari forum akan datang berkunjung ke pengelola Kawasan Industri Mitra Karawang,” ujar Ranzes, pada Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, jika memang terdapat pihak yang mengganggu keamanan atau melakukan tindakan melawan hukum, hal tersebut harus dijelaskan secara spesifik dan berdasarkan data. Jangan sampai tindakan oknum kemudian digeneralisasi kepada seluruh ormas dan LSM.

ORMAS/LSM BAGIAN DARI KONTROL SOSIAL

Forum menegaskan, keberadaan ormas dan LSM merupakan bagian dari kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam mengawal persoalan tenaga kerja lokal, lingkungan, pengelolaan limbah, CSR, perizinan, hingga hubungan perusahaan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Bahas Proker Kedepan, FWJ Indonesia Korwil Tangkot Dorong Infrastruktur dan SDM Berkualitas

Menurut forum, permintaan audiensi semestinya dipandang sebagai ruang komunikasi dan pencarian solusi, bukan otomatis dianggap sebagai ancaman investasi.

“Kalau memang ada yang menghambat investasi atau mengganggu keamanan, silakan tunjukkan data dan buktinya. Jangan menggeneralisasi seluruh ormas dan LSM,” tegas Ranzes.

Forum juga mengingatkan bahwa investasi dan kontrol sosial tidak harus dipertentangkan. Investasi membutuhkan keamanan dan kepastian usaha, sementara masyarakat membutuhkan transparansi, kepatuhan aturan dan manfaat nyata dari keberadaan kawasan industri.

Karena itu, Forum Kutatandingan Karawang meminta KIM membuka ruang dialog dan memberikan klarifikasi secara transparan.

“Kami ingin persoalan ini terang. Ormas dan LSM juga memiliki hak menyampaikan aspirasi serta menjalankan fungsi kontrol sosial. Kritik bukan berarti menghambat investasi,” pungkas Ranzes.

Forum menegaskan, investasi harus berjalan, tetapi kontrol sosial juga harus tetap hidup, demi terciptanya iklim usaha yang aman, transparan, bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat Karawang.

(LK)

Berita Terkait

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Berita Terbaru