Kejari Karawang Rayakan Hari Lahir Ke-80 dengan Kegiatan Inklusif Bersama Sahabat Difabel

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 04:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com –  Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggelar serangkaian kegiatan sosial bertema “Bersama Sahabat Difabel Membangun Indonesia Inklusif”, Jumat (29/8/2025). Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Kejari Karawang ini menghadirkan kegiatan jalan sehat inklusif bersama sahabat difabel dan sunatan massal yang disambut hangat oleh masyarakat.

Sejak pagi, ratusan peserta memadati lokasi acara untuk mengikuti jalan sehat yang penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran Kejari Karawang, tetapi juga melibatkan anak-anak difabel dari lima Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Karawang, yakni SLB Negeri 1 Karawang, SLB Cahaya Bangsa, SLB B Tunas Harapan, dan SLB C Tunas Harapan. Para siswa turut menampilkan bakat dan keterampilan mereka, yang menambah kemeriahan sekaligus mengharukan suasana.

Selain itu, Kejari Karawang juga mengadakan sunatan massal yang diikuti oleh sekitar 50 anak, termasuk beberapa anak difabel. Seluruh peserta mendapat pelayanan medis langsung dari tim RSUD Karawang, memastikan kegiatan berjalan aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedi Irwan Virantama, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian institusinya terhadap kelompok rentan dan komitmen untuk mendorong nilai-nilai kesetaraan dalam masyarakat.

“Hari ini kita melibatkan anak-anak difabel dari lima SLB di Karawang. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Ini adalah ajang pertama di Karawang yang benar-benar menghadirkan mereka dalam kegiatan Kejaksaan,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian sejak usia dini dan menjadikan kegiatan inklusif sebagai bagian dari kehidupan sosial yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Bupati Karawang Hadiri Sound of Justice Kejari Karawang dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025

“Difabel adalah bagian dari kita, dan jumlah mereka tidak sedikit. Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari gerakan inklusi yang lebih luas,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kejari. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi hukum, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial.

“Karawang tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah daerah. Harus ada kolaborasi melalui konsep pentahelix: pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Ini contoh nyata kolaborasi itu,” kata Aep.

Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Karawang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sekda, Kapolres, Dandim, perwakilan Pengadilan Negeri, Kalapas, Imigrasi, serta perwakilan perusahaan kawasan industri. Dukungan juga mengalir dari Apindo dan KIIC, yang menyatakan siap bersinergi dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan difabel melalui program CSR.

Kehadiran guru-guru SLB, orang tua anak difabel, serta masyarakat umum semakin menghangatkan suasana. Bagi para orang tua, kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan mereka dan memberikan ruang interaksi sosial yang inklusif dan bermakna.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan seni dari anak-anak difabel, yang mendapat sambutan meriah dari seluruh peserta. Momen tersebut menjadi simbol nyata bahwa Karawang siap menuju masyarakat inklusif, di mana setiap warga memiliki hak yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(Wahid)

Berita Terkait

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 26 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Berita Terbaru