BNN Gandeng Masyarakat dan Pelajar untuk Sosialisasikan Bahaya Narkoba

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 04:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam rangka melanjutkan kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang telah berlangsung pada Juni lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengadakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang menyasar lingkungan pelajar dan mahasiswa. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, LSM, serta perwakilan dari SMP dan SMA.

AKBP Yuswandi menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda tentang bahaya narkoba. “Kami mencoba mengenalkan bahayanya narkoba melalui pendekatan seni agar lebih mudah diterima oleh masyarakat, khususnya pelajar,” ujarnya.

BNN juga menaruh perhatian terhadap penyebaran obat-obatan berbahaya seperti tramadol yang belakangan ramai digunakan di tengah masyarakat. “Kita sudah lakukan penangkapan dan koordinasi dengan Polres serta terus memantau peredarannya, jelas Yuswandi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa upaya rehabilitasi terhadap pengguna narkoba dilakukan melalui dua metode, yaitu rawat jalan dan rawat inap. “Untuk rawat jalan, kita tangani langsung di sini secara gratis. Sementara untuk rawat inap, karena Karawang belum memiliki fasilitas rehabilitasi, kita rujuk ke Ridho dan Rumah Sakit Jiwa di Cisarua, lanjutnya.

Baca Juga:  Sri Rahayu Dorong Implementasi Perda Perlindungan Perempuan di Karawang Lewat Sosialisasi di Majalaya

BNN Karawang juga tengah membentuk tenaga relawan anti narkoba di tingkat kecamatan dengan dukungan pemerintah daerah.

Dalam penanggulangan narkoba di kalangan pelajar, BNN rutin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama saat masa penerimaan siswa baru. “Kami hampir setiap hari menerima permintaan sosialisasi dari sekolah. Bahkan sudah ada temuan pelajar SMP yang menggunakan hingga menjadi pengedar,” ungkap Yuswandi.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa proses rehabilitasi di BNN tidak dikenakan biaya. Kami tekankan bahwa rehabilitasi itu gratis. Tidak harus menunggu tertangkap. Kalau ada orang tua yang anaknya menggunakan, bisa langsung datang ke BNN untuk mendapatkan penanganan,” tegasnya.

Menanggapi fenomena ibu-ibu yang terindikasi sebagai pengguna atau pengedar, BNN juga berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penekanan utama dari BNN Karawang adalah pencegahan, sosialisasi, dan rehabilitasi. Sejauh ini, sudah ada 32 orang yang berhasil direhabilitasi melalui program ini. “Kami ingin generasi muda kita siap dan sadar sejak dini tentang bahaya narkoba,” tutup AKBP Yuswandi. (Ripai)

Berita Terkait

Bakti Sosial Cioko Vihara Buddha Loka Bagikan 700 Paket Beras untuk Warga, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
FNB NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di CiFES Cikarang, Ajak Masyarakat Bersatu dalam Aksi Kemanusiaan
PSI Karawang Terus Tebar Kebaikan, Salurkan Bantuan Bola untuk MI Attohiriyah Purwadana
Forum Pemuda NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di Lippo Cikarang
Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker
Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru
Warga Warudoyong Keluhkan Saluran Air Tersumbat, RT Dan RW Setempat Gelar Kerja Bakti Bersama Warga
Sambut HUT RI ke-81, DPC PSN Karawang Bersama Mandala Pratisena Nusantara Gelar Bakti Budaya di Tugu Kebulatan Tekad
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru