Pernyataan Terbuka Ketua Bumdes Desa Tanah Baru Kecamatan Pakisjaya, Karawang

- Penulis

Senin, 29 April 2024 - 00:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(lintaskarawang.com)

(lintaskarawang.com)

Karawang, Lintaskarawang.com – Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Tanah Baru, Agus, mengeluarkan pernyataan terbuka atas ketidakpuasannya terhadap kepala desa setempat, Samsudin. Minggu (28/4/2024).

Dalam pernyataannya, Agus menyampaikan bahwa anggaran Bumdes untuk tahun 2024 tidak dianggarkan sepenuhnya oleh pemerintah desa. Ia menjelaskan, “Ada anggaran Bumdes tahun lalu, tahun 2023, sebesar 50 juta rupiah. Namun, belum sepenuhnya diberikan kepada pengurus Bumdes. Baru sekitar 30 juta rupiah yang diberikan, masih ada 20 juta rupiah lagi yang belum disalurkan oleh pemerintah desa kepada pengurus Bumdes.”

Agus juga menambahkan bahwa anggaran untuk Bumdes tahun 2024 sejauh ini belum juga diberikan. Dengan tegas, ia menyatakan, “Saya sudah tidak mau untuk menagihnya karena sering saya menagih janji, sering pula ingkari janji. Meleset terus. Bahkan anggaran yang seharusnya diberikan untuk tahun 2024 belum juga disalurkan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus mengundang masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau ingin mendapatkan informasi langsung mengenai Bumdes untuk datang langsung ke pengurus Bumdes atau pemerintah Desa Tanah Baru.

Selain itu, Agus juga mengungkapkan masalah terkait Dana Ketahanan Pangan. Ia menjelaskan bahwa tahap pertama pencairan dana tersebut belum terlaksana.

Baca Juga:  SALAM SATU JARI DI RUMAH DUKA KOSAMBI, DIDUGA LANGGAR MASA TENANG PILKADA

“Dulu, tahun 2023, dana ketahanan pangan peruntukannya untuk peternakan. Namun, ketika dana itu cair, peruntukannya tidak diberikan. Peternakan jadi tidak ada satupun yang menerima. Memang banyak di dusun kami kampung Melayu, peternak-peternak pada difotoin kandangnya pak, sama aparat pemerintah Desa, saya nggak perlu sebutkan orangnya itu. Sudah difoto pak tapi ketika dana itu cair peruntukannya enggak diberikan pak, cuman minta foto-fotonya saja,” ujar Agus.

Agus menekankan bahwa masalah ini juga berkaitan dengan keberadaan program Stunting. Ia mengungkapkan kekecewaannya karena setiap ada kegiatan posyandu, anak-anak balita  tidak pernah mendapatkan bantuan makanan yang dijanjikan.

“Sudah dua kali posyandu, anak-anak balita tidak pernah mendapatkan bantuan, baik itu bubur kacang ijo maupun biskuit,” tegas Agus.

Dalam pernyataannya, Agus juga menyoroti rendahnya responsivitas pemerintah desa terhadap kritikan dan saran yang disampaikan oleh masyarakat. Ia menuturkan, “Saya masih peduli sama pemerintah Tanah Baru, tapi, bagaimana ketika kami kasih kritikan saran enggak didengar.”

Agus juga menyayangkan rendahnya fungsi kontrol dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawasi kinerja pemerintah desa. “BPD seharusnya memiliki fungsi kontrol terhadap desa, tapi nyatanya, BPD tidak berfungsi dengan baik,” ujar Agus. (Red)

Berita Terkait

Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang
Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas
Berita ini 21 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:40

Sudah Jalan Seminggu, Proyek Irigasi di Pedes Tiba-Tiba Terhambat, Ada Apa?

Rabu, 22 April 2026 - 04:50

Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir

Selasa, 21 April 2026 - 14:18

Sosialisasi Biosaka Berlanjut di Hari Kedua, Pemanfaatan Diperluas di Tiga Wilayah Karawang

Selasa, 21 April 2026 - 07:55

PAUD Nurul Hidayah Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Kades Karang Sambung: Kebanggaan Menuju Nasional

Senin, 20 April 2026 - 15:14

FAOIKB Apresiasi PHRI, Dorong Penertiban THM Tak Berizin di Karawang

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Jumat, 17 April 2026 - 10:29

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru