Lagi…! RT dan KepDes kamojing kembali Berulah…

- Penulis

Sabtu, 16 Desember 2023 - 05:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sempat ramai sebelumnya di pemberitaan atas dugaan penipuan tenaga kerja oleh oknum pemerintah desa kamojing, kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

Kini seorang perempuan asal Karawang kembali melaporkan ke (APH) Aparat Penegak Hukum Polres Karawang pada hari kamis(14/12/23), atas dugaan penipuan tenaga kerja yang di lakukan oleh berinisial “O” yang menjabat sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) di Desa Kamojing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lusiana(41), sebagai Direktur PT CSM (Clara Shanghiang Mandiri) perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Rekruitmen, (LPTKS) Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta yang beralamat di Perum Pesona Parahyangan, Kelurahan Palumbonsari , Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Sebelum Pelaporan ke Aparat Penegak Hukum, Dirut PT CSM tersebut berupaya untuk duduk bersama secara persuasif namun langkah tersebut di abaikan dan tidak di indahkan oleh oknum pemerintah desa kamojing sehingga akhirnya perkaranya di Adukan ke Polres Karawang.

“Awalnya inisial O menawarkan kepada saya ada lowongan pekerjaan yang bisa diproses di PT.Petrodrill di Kawasan industri Dawuan dan PT.Koito di kawasan (BIC) Bukit Indah City, lalu inisial O meyakinkan saya bahwa prosesnya tersebut dibantu langsung oleh inisial C yang menjabat sebagai Kepala Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang” ucap Lusiana, Saat di wawancarai oleh awak media di kantor nya.

Baca Juga:  Rapat Redaksi Persiapan Liputan Mudik Lebaran dan Pelatihan Jurnalistik

Sambungnya, “Saya juga sempat berbicara langsung dengan inisial C  melalui telepon, C meyakinkan saya dengan berkata (saya bantu langsung, bawa aja anak-anak yang akan bekerja ke pak O, kalo tidak ada rekomendasi dari lurah tidak akan di proses oleh perusahaan) kemudian setelah mendapatkan tawaran tersebut pada bulan agustus 2023 saya langsung menyerahkan 7 lamaran ke O berikut dengan 7 orang yang akan melamar pekerjaan dan saya diminta untuk meyerahkan sejumlah uang agar 7 orang tersebut bisa masuk bekerja di PT.Petrodrill dan PT.Koito, setelah meyerahkan lamaran saya diminta oleh O untuk menyerahkan sejumlah uang, karena merasa percaya saya akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah), dan 7 orang tersebut langsung diminta untuk datang ke PT .Petrodrill melakukan interview dan Medical Check Up, Namun diminta kembali pulang menunggu Panggilan dari Perusahaan. Pada saat menunggu panggilan sodara O meminta sejumlah uang kepada saya sampai dengan Total Rp 45.000.000,00 (Empat puluh lima juta rupiah), Namun sampai dengan sekarang pekerjaan yang dijanjikan tidak ada dan uang yang saya berikan tidak dikembalikan” tegasnya.

(AW)

Berita Terkait

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Berita ini 1 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru