Julukan lumbung padi Tapi Masyarakatnya menjerit Karena Harga beras Melambung tinggi

- Penulis

Selasa, 5 September 2023 - 06:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Akibat harga beras melonjak seperti roket yang melambung tinggi, dirasakan kian meresahkan masyarakat serta mencekik buat masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Dengan terusnya tinggi harga beras ,banyak masyarakat mengeluh tidak mampu untuk membelinya.

Hal itu di ungkapkan Kepala Desa Mulya Jaya Endang , atau yang lebih di kenal dengan panggilan Macan Kumbang, yang di duga bulog tidak bisa menstabilkan harga beras, di Kisaran Rp 8000 / 9000 per liter nya, ujarnya di hadapan para awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Mulya jaya Endang Macam Kumbang
Kepala Desa Mulya jaya Endang Macam Kumbang

Endang meminta tindakan pemerintah serta Bulog agar harga beras bisa terjangkau oleh masyarakat luas, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga:  Perum BULOG Cabang Karawang Siapkan 75 Ribu Ton Beras untuk Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1446 H

“Sebagai yang mendapat julukan Lumbung Padi, seharusnya masyarakat tidak sampai menjerit mengeluhkan tingginya harga beras di pasaran,”katanya.

Lebih lanjut Kades Endang pun mengharapkan Bulog jangan tinggal diam di belakang meja, begitu pun dengan aparat pemerintah yang bersangkutan dengan ini semua, agar bisa mencari cara serta solusinya.

Seperti di ungkapkan Kades Endang, kenaikan harga beras di Desa nya merasa janggal serta tidak masuk akal, karena di Desa sudah lewat panen Raya, dengan harga beras mencapai Rp 11000 / liter, Rp 14 000 / kg.

Kepala desa, mengharapkan, Pemerintah Daerah harus turun serta mengkaji ulang terkait kenaikan harga beras di pasaran.

“Agar masyarakat tidak merasa kesulitan,” Pungkasnya.

(Suci Nurussiam)

 

Berita Terkait

Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan
KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang
Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan
Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas
KERSA Dorong Ekspansi Usaha Ajak UMKM Masuk Sistem Franchise‎
Dari Karawang hingga Depok, Wisatawan Serbu Puncak di Penghujung Liburan
Berita ini 3 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:59

Serap Aspirasi Warga Pasu Talaga, Pipik Taufik ismail Pastikan Program Pemerintah Tepat Sasaran

Senin, 8 Juni 2026 - 07:03

Viral Video Dugaan Aktivitas LGBT di Tempat Hiburan Malam Karawang Tuai Sorotan, Sekjen GMPI Minta Ada Langkah Pencegahan

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:09

Lapangan Pos Merah Berwajah Baru, Ibu-Ibu Senam Grand Kedung Waringin Kompak Sampaikan Terima Kasih kepada Asep Supriadi

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:37

Perpisahan SDN Bolang I Dapat Restu Orang Tua, Acara Bernuansa Budaya Akan Digelar 22 Juni

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:40

Komitmen Jaga Lingkungan, Desa Kamojing Ikuti Lomba Bestari Alam Tingkat Kecamatan Cikampek

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:11

Pemdes Rengasdengklok Selatan Salurkan Bantuan Pangan kepada Warga, Masyarakat Sambut Antusias

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Rabu, 10 Jun 2026 - 06:27